Pendakian Gunung Lawu Via Cemoro Sewu

Pendakian Gunung Lawu Via Cemoro Sewu

Jawa Tengah dan Jawa Timur, merupakan dua provinsi yang terkenal banyak gunungnya. Tahukah kamu gunung apa yang terletak diantara keduanya? Jawabannya adalah Gunung Lawu. Gunung Lawu merupakan satu-satunya gunung yang terletak diantara Jawa Timur dan Jawa Tengah. Gunung ini sudah tak asing lagi di telinga para pendaki maupun masyarakat pada umumnya.

Nah sesuai judul dari artikel ini, yang kita bahas kali ini adalah pendakian Gunung Lawu melalui Cemoro Sewu. Untuk menuju puncak dari Gunung Lawu, sebenarnya ada tiga jalur resmi yang sering dilalui oleh para pendaki yaitu Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, dan Candi Cetho.

Langsung saja kita masuk ke bahasan kita. Base Camp Cemoro Sewu  terletak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur (dari Tawangmangu, Karanganyar, ke timur sedikit). Basecamp Cemoro Sewu ini kebetulan juga dekat dengan base camp Cemoro Kandang, sekitar 200 meter, jadi nanti kalau mau ganti jalur waktu pulang juga bisa. Di Base Camp ini, setiap rombongan diminta untuk menyerahkan setidaknya satu kartu identitas, jadi jangan lupa bawa.

  1. Basecamp – Pos 1 (30 menit)

Setelah masuk gerbang yang bertuliskan Cemoro Sewu, kita akan memasuki kawasan wisata alam Cemoro Sewu, jangan heran jika banyak keluarga ataupun anak-anak yang berwisata di sini. Menuju pos 1 jalan masih landai dengan trek berupa tatanan batu yang rapi. Mungkin kalian tidak akan mengalami kesulitan di sini

  1. Pos 1 – Pos 2 (60 menit)

Di Pos 1 menurut kami belum nyaman kalau dipakai untuk mendirikan tenda, karena selain masih terlalu dekat dengan Basecamp, view kurang bagus, juga tempatnya terbilang sempit. Kami sarankan untuk melanjutkan perjalanan saja. Menuju ke Pos 2, kita akan memasuki hutan cemara dengan trek berupa batuan yang  agak kurang rapi, sedikit lebih nanjak dari sebelumnya, tapi terhitung masih landai. Disepanjang perjalanan kalian akan menemui batu-batuan besar, sayangnya banyak tangan – tangan jahil yang coret – coret di situ.

  1. Pos 2 – Pos 3 (90 menit)

Sesampainya di Pos 2, kita akan mendapati warung, sama sepert Pos 1 tadi. Di Pos 2 ada sedikit tempat untuk mendirikan tenda yang agak nyaman, walaupun viewnya masih kurang  bagus. Perjalanan dari Pos 2 ke Pos 3, sudah mulai melelahkan kaki, dengan trek tangga-tangga batu yang nanjak terus. Kekuatan kaki kalian benar-benar diuji disini.

  1. Pos 3 – Pos 4 (90 menit)

Pos 3 menjadi tempat yang nyaman untuk mendirikan tenda, viewnya bagus tapi tidak terlalu terbuka. Banyak pendaki yang berhenti di sini. Tapi perlu kalian ketahui bahwa di Pos 3 ini tidak ada warung. Lalu dari Pos 3 ke 4, perjalan juga masih terus nanjak.

  1. Pos 4 – Pos 5 (30 menit)

Pos 4 berupa tempat yang bertanahkan kapur, viewnya bagus, namun terlalu terbuka, dan juga sempit, serta tidak ada shelter maupun warung. Jadi, saya sarankan untuk tidak mendirikan tenda di sini. Berlanjut menuju ke pos 5, trek masih curam. Pos 5 menurut saya tempat paling pas untuk mendirikan tenda setelah Warung Mbok Yem, di sini juga ada warung yang juga bisa kalian jadikan untuk tempat menginap, jika kalian tidak bawa tenda. Sunrise di sini juga sudah terlihat bagus

  1. Pos 5 – Sendang Drajat (10 menit)

Inilah perjalanan yang paling landai, santai bangetlah pokoknya. Sendang Drajat berupa tempat dengan sumber mata air, kita bisa mengambil air di sana ataupun sekedar membasuh muka, di sinipun juga ada warung. Beberapa pendaki ada juga yang mendirikan tenda di sini.

  1. Sendang Drajat – Puncak Hargodumilah (15 menit)

Dari Sendang Drajat ke puncak, jika kalian ingin langsung, maka ambil jalan ke kiri atau melalui tanjakan cinta mini. Namun, jika ingin mampir dulu ke warung fenomenal Mbok Yem (warung tertinggi se Indonesia), maka ambil kanan. Puncak Hargodumilah sendiri ditandai dengan tugu dengan ujungnya bendera Merah Putih.

Puncak Hargodumilah

Untuk sekedar informasi jalur pendakian Gunung Lawu dengan ketinggian 3.265 mdpl via Cemoro Sewu ini terdapat banyak warung yang akan kita jumpai, jadi masalah bekal jangan terlalu risau. Jalur ini merupakan jalur tercepat namun juga curam. Kalian juga mungkin akan menemui hal unik dimana ada beberapa orang yang naik gunung dengan bekal seadanya mereka adalah peziarah yang sudah biasa naik turun Lawu. Lalu, untuk perkiraan waktu dari basecamp sampai ke puncak membutuhkan waktu kurang lebih 5 jam.

Kemudian untuk estimasi biaya yang harus kalian keluar setidaknya berikut :

  • Biaya parkir motor Rp 10.000,00

  • Biaya tiket masuk   Rp 15.000,00    +

Total                                Rp 25.000,00

Berikut ulasan mengenai Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu dari kami, semoga bermanfaat.

Jika mendaki hanya puncak tujuannya, tanpa mencari esensi tinggi darinya. Maka yang kamu lakukan itu percuma. Salam Lestari!

This Post Has One Comment

Tinggalkan Balasan

Close Menu