Cerita Misterius, Hutan Pinus

Cerita Misterius, Hutan Pinus

Halooo Gez!! kali ini kami mau sedikit bercerita yang mungkin akan kami bagi beberapa bagian karena terlalu panjang. Bermula dari perjalanan kami yang mencari beberapa bahan foto dan video disalah satu obyek wisata hutan pinus, tetapi mendapati hal-hal yang cukup menegangkan untuk disimak.

Cerita kami kali ini akan kami beri nama “Cerita Misterius, Hutan Pinus” jika kawan tidak suka dengan tulisan ini bisa kontak admin pada halaman muka, atau halaman beranda.

Perjalanan kami mulai

Pagi-pagi buta sekali saya bersama tim melakukan ekspedisi ke beberapa spot hutan pinus yang dikatakan banyak orang merupakan spot yang sangat bagus untuk foto, kamipun pernah sekali mengunjungi hutan ini mencari golden hour. Berbeda untuk kali ini kami tidak akan mainstream, kami mencoba mengunjungi ketika masih larut malam.

Benar saja, ketika awal akan berangkat sekitar pukul 11 mungkin kami tidak direstui karena ban motor salah satu anggota bocor, pikir kami hal ini hanya biasa saja. Lantas kami mencari ganti motor dan meminjam salah satu teman. Perjalanan begitu sunyi hanya lampu dan desis angin malam yang menemani, waktu yang kita tempuh dalam perjalanan sekitar 3 jam pada rencana awal karena kami dulu juga pernah mengunjungi waktu siang hari dan 3 jam cukup untuk ke tempat tersebut.

Suasana yang saya rasakan sangat berbeda dengan dulu yang pernah mengunjungi kesana, teman-teman saya pun berbeda dengan yang dulu terlihat sangat serius dalam berkendara saya hanya takut ketika teman saya mengantuk waktu itu tidak terbesit sedikitpun perasaan takut terhadap hal mistis saya ketika melakukan ekspedisi ini.

Sudah hampir tiga jam kami melakukan perjalanan tetapi anehnya masih sangat jauh hutan pinus yang kami kunjungi, sedangkan lalu lintas sangatlah sepi dan kecepatan motor dirasa sangat cepat. Kejanggalan demi kejanggalan kami rasakan, seakan kami dihipnotis dalam perjalanan dengan kecepatan tinggi, jalan yang sunyi, dan dinginnya angin malam. “…mungkin hanya salah mengira jam waktu berangkat ini” bicara saya dalam hati.

Setelah beberapa jam kami perjalanan ada salah satu teman kami berhenti,

“eh boy, ngapain berhenti?”

“bentar minum dulu,”

Kami pun juga ikut minum, hanya saya yang tidak minum waktu itu walau memang entah kenapa tenggorokan kami sangat kering. Dan hal itu menjadi hikmah bagi saya karena… bersambung di malam jumat selanjutnya.

Bang Toms

Feel good for blogging, travelling, and camera.

This Post Has 6 Comments

  1. makaasih udah digantung 🙂

  2. Hi there! Such a nice post, thank you!

Tinggalkan Balasan

Close Menu